Tip Mengatasi Mobil Terendam Banjir
MUSIM hujan telah tiba di Batam. Sejumlah titik banjir pun semakin banyak di jalan raya Batam. Di antaranya Jalan Sudirman yakni Simpang Kabil dan Jam, Jalan raya belakang Legenda Malaka, jalan depan kawasan industri dekat Simpang Franki dll.
Bagi Anda yang memiliki mobil city car tentu sangat beresiko. Tentu jika menerobos banjir. Bisa-bisa mobil Anda terjebak dan mobil mati mendadak. Kecuali mobil jep yang mempunyai ban besar dan bodi tinggi.
Namun Anda tak perlu khawatir. Ada beberap tip untuk mobil Anda yang terendam banjir. Ada pun tipnya sebagai berikut:
Pertama Anda harus melepas kabel aki di terminal plus. Hal itu untuk mencegah terjadinya hubungan arus pendek atau korsleting.
Kedua, bila air telah surut dan Anda berniat memindahkan mobil, jangan sesekali menyalakan mesin terlebih dahulu. Pindahkan mobil dengan cara mendorongnya. Menyalakan mesin berpotensi menyebabkan hubungan arus pendek sistem kelistrikan. Selain itu, bila sisa air masuk ke saluran isap udara ke ruang bakar, maka akan terjadi water hammer di mesin sehingga mesin jebol.
Ketiga, langkah selanjutnya adalah melakukan pengeringan berbagai komponen. Caranya, lepas semua kabel kelistrikan kemudian semprot dengan angin dari kompresor angin. Bila tidak ada kompresor, Anda bisa menggunakan pengering rambut atau hair dryer.Komponen yang wajib dikeringkan dan dibersihkan adalah busi, saluran angin, saringan angin, karburator, coil, delco, alternator, dinamo starter, V-belt, serta seluruh rangkaian kabel.
Keempat, kuras oli dan ganti dengan yang baru bila mobil telah terendam banjir. Setelah oli di mesin telah habis terkuras, jangan lupa semprot dengan angin melalui kompresor.
Bila Anda tidak memiliki kompresor, bisa menggunakan pompa angin, hingga oli dan air benar-benar terkuras. Setelah itu, isilah mesin dengan oli yang larut dalam air dan kuras oli tersebut. Hal itu dimaksudkan agar air di mesin benar-benar hilang. Setelah itu, isi dengan oli baru yang jenis dan spesifikasinya sama dengan yang Anda gunakan selama ini.
Kelima, langkah ini juga wajib Anda lakukan untuk menghilangkan air yang mungkin masuk ke tangki atau saluran bahan bakar selama air banjir merendam mobil. Ingat, bahan bakar yang terkontaminasi air tidak hanya berpotensi merusak komponen mesin, tetapi juga menyebabkan mobil mogok.
Untuk menguras tangki bahan bakar tidak sulit. Caranya, masukkan selang kecil hingga ke dasar tangki dan hisap dengan mulut hingga bahan bakar keluar mengalir hingga habis.
Keenam, bagian yang wajib diperiksa dan dikeringkan adalah lampu. Pasalnya, selain berfungsi sebagai penerangan di malam hari, arus listrik di lampu juga rentan korsleting. Setelah itu, keringkan wiper, klakson, door trim, karpet dek, serta jok. Keluarkan karpet dan lepas sarung jok kemudian cuci dan jemur. Keringkan bagian interior dengan vacuum cleaner dan buka keempat pintu mobil.
Setelah semua langkah tersebut Anda jalankan dan tangki sudah terisi bahan bakar, lakukan pemanasan mesin. Panasi mesin 10-15 menit, setelah itu bawa ke bengkel untuk memastikan sistem dielectronic control unit (ECU) atau biasa disebut komputer mobil tak bermasalah.***
Tidak ada komentar: