Cara Jitu Meninggalkan Mobil Saat Mudik
Batamauto.com-Musim mudik telah tiba. Tiga hari sebelum lebaran banyak yang mengisi liburan dengan mudik ke kampung. Ada yang memilih mudik pakai mobil sendiri, tapi tak sedikit pakai angkutan lebaran.
Nah bagaimana dengan pemudik yang meninggalkan mobil? Sementara tak ada yang memanasi mobilnya.
Berikut cara atau tip agar kondisi mobil tetap aman dan oke saat kita datang nanti.
1. Penuhi Tangki Bahan Bakar
Tangki bahan bakar sebaiknya dipenuhkan terlebih dahulu sebelum Anda memilih untuk meninggalkan mobil. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kondensasi akibat adanya ruang udara di dalam tangki karena jumlah bahan bakar yang minim. Kondensasi bisa menyebabkan munculnya bulir air. Bulir air ini berpotensi mengontaminasi ruang bakar ataupun menimbulkan oksidasi pada tangki bahan bakar yang berbahan metal.
2. Cuci Mobil
Apalagi saat Anda akan meninggalkan dalam waktu lama, 5 hari, misalnya, Anda tak akan bisa memprediksi perubahan cuaca dan iklim yang terjadi. Jika Anda meninggalkan mobil dalam kondisi kotor, maka kotoran tersebut dapat berubah menjadi water spot atau umum dikenal jamur. Untuk menghindari hal ini, mencuci kendaraan terlebih dahulu sebelum meninggalkannya akan meminimalisir potensi munculnya water spot.
Saat mencuci juga pastikan bagian interior mobil turut dibersihkan. Utamanya dari kotoran makanan. Anda tentu tak ingin saat pulang dari kampung halaman, mobil menjari tempat bersarangnya serangga.
3. Parkir Di tempat tertutup
Jangan lupa selimuti juga mobil Anda dengan sarung khusus kendaraan. Sebab salah-salah menggunakan sarung mobil, malah dapat membuat kelembaban naik dan menimbulkan bercak di mobil. Penggunaan sarung juga utamanya akan melindungi mobil Anda dari debu.
5. Pewangi, Anti Lembab
Letakkan juga pewangi kendaraan atau peranti anti lembab seperti kamper khusus mobil di dalam kabin. Aplikasi peranti ini akan meminimalisir munculnya bau tak sedap. Selain itu, dengan menempatkan pewangi di dalam kabin, kesegaran kabin pun lebih terjaga.
6. Penanggalan aki
Ada kebiasaan untuk melepas terminal aki untuk membuat listrik tak mengalir. Tujuannya adalah untuk menjaga kualitas listrik dalam aki agar tidak kehabisan daya saat akan digunakan. Pada mobil moderen dengan banyak sistem bergantung pada listrik, kami tidak menyarankan hal ini. Dijelaskan dalam Edmunds, hal ini baiknya dilakukan jika meninggalkan mobil lebih dari dua minggu. Namun, jika hanya 3-10 hari, sebaiknya biarkan aki terpasang sempurna. Pasalnya jika Anda mencabut aki, banyak perangkat yang akan malfungsi, utamanya adalah perangkat keamanan seperti alarm. Tak hanya itu, jika Anda mencabut aki lebih dari beberapa menit saja, biasanya akan terjadi reset pada beberapa settingan aksesoris mobil seperti jam, headunit, dan lainnya. Selama aki dalam kondisi bagus, dan tak ada kebocoran arus akibat kesalahan modifikasi perangkat elektrikal, seharusnya aki aman untuk dibiarkan terpasang di mobil jika Anda hanya meninggalkannya seminggu saja.***
Tidak ada komentar: